Posted by: adhi003 | January 27, 2008

Ucapan Kuburan kepada Mayit ketika baru Dimasukkan ke dalam Tanah

Ath Turmudzi meriwayatkan dari hadits Abdullah ibnul Walid al Washafi, dari ‘Athiyyah, dari Abu Sa’id, dia berkata : “Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam masuk ke dalam ruangan shalatnya. Beliau melihat banyak orang (di sana). Seakan-akan mereka semua tertawa lebar dan bercanda ria. Maka Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Ingatlah ! Sesungguhnya jika kalian memperbanyak ingat terhadap sesuatu yang menghancurkan kenikmatan (maut), pasti sesuatu fenomena yang ghaib yang aku saksikan akan menyibukkan kalian (untuk memperbanyak dzikir). Oleh karena itu, perbanyaklah mengingat penghancur kenikmatan (maut). Karena sesungguhnya tidak akan berlalu sutu haripun di alam kubur kecuali dia (kuburan) akan berkata :”Aku ini adalah rumah (untuk orang) yang asing. Aku ini adalah tempat tinggal untuk orang yang sendirian. Aku ini adalah rumah yang akan menjadikan penghuninya menjadi tanah dan menyebabkan mereka dimakan cacing”.

Jika seorang hamba mukmin telah dikebumikan, maka kuburan akan berkata kepadanya :”Selamat dating. Engkau adalah pejalan kaki di permukaanku yang aku cintai. Hari ini engkau telah diserahkan lagi kepadaku dan berakhir kepadaku. Engkau akan melihat (bagaimana) perlakuanku kepadamu”. Lantas kuburan akan diluaskan sepanjang mata memandang. Dan dibukakan untuknya sebuah pintu menuju surga.

Apabila yang dikuburkan seorang kafir atau durhaka, maka kuburan itu akan berkata: “Aku tidak mengucapkan selamat datang (kepadamu). Ingatlah ! Kamu adalah pejalan kaki ddi permukaanku yang paling aku benci. Hari ini kamu telah diserahkan kembali kepadaku dan kembali kepadaku. Kamu akan melihat (bagaimana) perlakuanku kepadamu”. Lantas tanah kuburan menghimpitnya sehingga tulang rusuknya menjadi ringsek” Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam mengibaratkan hal itu (himpitan tanah kuburan) dengan cara menjalin jari-jemarinya.Beliau kembali bersabda :”Dia akan diserahkan kepada tujuhpuluh ular besar. Seandainya salah satu ular itu menyengat di permukaan bumi, maka bumi tidak akan bisa menumbuhkan apapun. Dunia ini tetap berlangsung dan ular-ular ini terus menyengat orang kafir sampai waktu hisab nanti.Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam juga pernah bersabda “Kuburan  itu bisa menjadi salah satu taman surga atau malah menjadi salah satu lubang dari beberapa lubang neraka”. At Turmudzi mengatakan bahwa hadits ini gharib. Kami tidak mengetahui kecuali hanya satu jalur periwayatan ini.

Pustaka

Ibnu Rajab. 2001. Kehidupan Alam Kubur. Pustaka Azzam. Jakarta.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: